DIALOG RASULULLAH SAW DENGAN IBLIS LAKNATULLAH

Suatu ketika Allah SWT memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis agar menghadap Baginda Rasul saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disuka maupun yang dibencinya. Hal ini dimaksudkan untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad saw dan juga sebagai peringatan dan perisai umat manusia.
Kemudian Malaikat itupun mendatangi Iblis dan berkata : “Hai Iblis! Engkau diperintah Allah untuk menghadap Rasulullah saw. Bukalah semua rahasiamu dan jawablah setiap pertanyaan Rasulullah dengan jujur. Jika engkau berdusta walau satu perkataanpun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu serta disiksa dengan azab yang amat pedih”.
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah saw dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai yang panjangnya seperti ekor lembu.
Iblis pun memberi salam sampai 3 (tiga) kali salam, Rasulullah saw tidak juga menjawabnya, maka Iblis berkata : “Ya Rasullullah! Mengapa engkau tidak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah : “Hai musuh Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam as sehingga beliau keluar dari syurga, kau hasut Qabil sehingga ia tega membunuh Habil yang masih saudaranya sendiri, ketika sedang sujud dalam sembahyang kau tiup Nabi Ayub as dengan asap beracun sehingga beliau sengsara untuk beberapa lama, kisah Nabi Daud as dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wa jalla, tapi aku diharamkan Allah menjawab salammu. Aku mengenalmu dengan baik wahai Iblis, Raja segala Iblis. Apa tujuanmu menemuiku?”.
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Engkau dapat mengenaliku karena engkau adalah Khatamul Anbiya. Aku datang atas perintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam as hingga akhir zaman nanti. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, aku tidak berani menyembunyikannya”.
Kemudian Iblispun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata : “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatahpun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu”.
Ketika mendengar sumpah Iblis itu, Nabipun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah kesempatanku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar seluruh sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai seluruh umatku.
Pertanyaan Nabi (1) :
“Hai Iblis! Siapakah musuh besarmu?”
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara musuh-musuhku di muka bumi ini”.
Kemudian Nabipun memandang muka Iblis dan Iblispun gemetar karena ketakutan. Sambung Iblis : “Ya Khatamul Anbiya! Aku dapat merubah diriku seperti manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suarapun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah. Andaikan aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu.
Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu juga aku berusaha menarik mereka kepada kekafiran, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan yang benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku”.
Pertanyaan Nabi (2) :
“Hai Iblis! Apa yang kau perbuat terhadap makhluk Allah?”
Jawab Iblis : “Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, berbuai dengan makanan dan minuman, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda, emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan yang haram.
Demikian juga ketika pesta di mana lelaki dan perempuan bercampur. Di sana aku lepaskan godaan yang besar supaya mereka lupa peraturan dan akhirnya minum arak. Apabila terminum arak itu, maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga perbuatan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka sadar akan kesalahan mereka lalu hendak bertaubat dan berbuat amal ibadah, akan aku rayu supaya mereka membatalkannya. Semakin keras aku goda supaya mereka berbuat maksiat dan mengambil isteri orang. Jika hatinya terkena godaanku, datanglah rasa ria’, takabur, iri, sombong dan melengahkan amalnya. Jika lidahnya yang tergoda, maka mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat”.
Pertanyaan Nabi (3) :
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambah laknat yang besar dan siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?
Jawab Iblis : “Semuanya itu adalah anugerah dari Allah Yang Maha Besar. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa diriku telah beribu-ribu tahun menjadi Ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke langit yang lebih tinggi. Kemudian aku tinggal di dunia ini beribadah bersama para Malaikat beberapa waktu lamanya.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan manusia yang pertama (Nabi Adam as) dan seluruh Malaikat diperintah supaya memberi hormat sujud kepada lelaki itu, hanya aku saja yang ingkar. Oleh karena itu, Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu berubah menjadi keji dan menakutkan. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikaruniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itupun aku masih belum puas dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga hari kiamat kelak.
Sebelum engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia, tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadah dan balasan pahala serta syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia dan memberitahu manusia yang lain tentang apa yang sebenarnya aku dapatkan dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan kehancuran.
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak diijinkan oleh Allah untuk naik ke langit dan mencuri rahasia karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku memaksa untuk naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tentaraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu, maka semakin beratlah pekerjaanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut manusia”.
Pertanyaan Nabi (4) :
“Hai Iblis! Apa yang pertama kali kau tipu dari manusia?”
Jawab Iblis : “Pertama kali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir dan juga dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, akan aku tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikuti kemauanku”.
Pertanyaan Nabi (5) :
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Sungguh penderitaan yang sangat besar. Gemetarlah badanku dan lemah tulang sendiku, maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda manusia pada setiap anggota badannya.
Beberapa iblis datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, lupa bilangan raka’atnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, hilang khusyuknya, matanya senantiasa melirik ke kanan dan ke kiri, telinganya senantiasa mendengar percakapan orang dan bunyi-bunyi yang lain.
Beberapa iblis yang lain duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya tidak kuat sujud berlama-lama, penat waktu duduk tahiyat dan dalam hatinya selalu merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, itu semua membuat berkurangnya pahala. Jika para iblis tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan hukuman yang berat”.
Pertanyaan Nabi (6) :
“Jika umatku membaca Al-Qur’an karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Jika mereka membaca Al-Qur’an karena Allah, maka terbakarlah tubuhku, putuslah seluruh uratku lalu aku lari dan menjauh darinya”.
Pertanyaan Nabi (7) :
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis : “Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya”.
Pertanyaan Nabi (8) :
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis : “Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya buatku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatat dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemudian orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya dan dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa, barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasanya”.
Pertanyaan Nabi (9) :
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”
Jawab Iblis : “Seluruh sahabatmu termasuk musuh besarku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satupun tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata : “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk”.
Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Lagipula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Sayyidatina Aisyah yang juga banyak menghafal Hadits-haditsmu.
Adapun Sayyidina Umar bin Khatab, aku tidak berani memandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah seluruh tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan : “Jikalau ada Nabi sesudah aku, maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.
Sayyidina Usman bin Affan, aku tidak bisa bertemu karena lidahnya senantiasa membaca Al-Qur’an. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak 2 (dua) kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang menghampiri dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan : “Barangsiapa menulis Bismillaahirrahmaanirrahiim pada kitab atau kertas-kertas dengan tinta merah, niscaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid”.
Sayyidina Ali bin Abi Thalibpun aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadah dan beliau adalah golongan orang pertama yang memeluk agama Islam serta tidak pernak menundukkan kepalanya kepada berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu” dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata : “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya”. Lagipula dia menjadi menantumu, aku semakin ngeri kepadanya”.
Pertanyaan Nabi (10) :
“Bagaimana tipu dayamu kepada umatku?”
Jawab Iblis : “Umatmu itu ada 3 (tiga) macam. Yang pertama, seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril as : “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat”. Yang kedua, umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal saleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga, umatmu seperti Fir’aun, terlampau tamak dengan harta dunia dan dihilangkan amal akhirat, maka akupun bersuka cita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku ajak kemana saja mengikuti kemauanku. Jadi dia selalu bimbang kepada dunia dan tidak mau menuntut ilmu, tidak pernah beramal saleh, tidak mau mengeluarkan zakat dan malas beribadah.
Lalu aku goda agar manusia minta kekayaan lebih dulu dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka aku rayu supaya lupa beramal, tidak membayar zakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia selalu bimbang akan hartanya dan berangan-angan hendak merebut kemewahan dunia, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk kemaksiatan”.
Pertanyaan Nabi (11) :
“Siapa yang serupa denganmu?”
Jawab Iblis : “Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang yang belajar agama Islam”.
Pertanyaan Nabi (12) :
“Siapa yang membuat mukamu bercahaya?”
Jawab Iblis : “Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu dan suka ingkar janji”.
Pertanyaan Nabi (13) :
“Apa yang kau rahasiakan dari umatku?”
Jawab Iblis : “Jika seorang Muslim buang air besar dan tidak membaca do’a terlebih dahulu, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari”.
Pertanyaan Nabi (14) :
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, apa yang kau lakukan?”
Jawab Iblis : “Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya dan membaca do’a pelindung syaitan, maka aku lari dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak, maka anak itu akan gemar berbuat maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku santap makanannya lebih dulu daripadanya. Walaupun mereka makan, tidaklah mereka merasa kenyang”.
Pertanyaan Nabi (15) :
“Apa yang dapat menolak tipu dayamu?”
Jawab Iblis : “Jika berbuat dosa, maka cepat-cepatlah bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah, segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya”.
Pertanyaan Nabi (16) :
“Siapakah orang yang paling engkau sukai?”
Jawab Iblis : “Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu”.
Pertanyaan Nabi (17) :
“Hai Iblis! Siapakah saudaramu?”
Jawab Iblis : “Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka di waktu Subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat”.
Pertanyaan Nabi (18) :
“Apa yang dapat membinasakan dirimu?”
Jawab Iblis : “Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Qur’an dan sholat tengah malam”.
Pertanyaan Nabi (19) :
“Hai Iblis! ?” Apa yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang duduk di dalam masjid dan beri’tikaf di dalamnya”.
Pertanyaan Nabi (20) :
“Apa lagi yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang taat kepada kedua ibu bapaknya, mendengar kata mereka, membantu makan, pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda : Syurga itu di bawah tapak kaki ibu”.
(Dikutip dari : KH. Abdullah Gymnastiar, Muhasabah Kiat Sukses Introspeksi Diri, Penerbit Difa Press, September 2006).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS


ERTI SEBUAH PERKAHWINAN……


Perkahwinan adalah lambang kebesaran Tuhan menyatukan manusia. Perkahwinan juga adalah jalan untuk memiliki zuriat. Natijah perkahwinan selalunya akan melahirkan sebuah kepimpinan yang mempunyai kelas dan nilai tersendiri. Perkahwinan secara tersiratnya akan mewujudkan kepimpinan. Sekiranya kepimpinan itu mengikut Al-Quran dan sunnah, sudah tentunya hasilnya akan menemui ketakwaan. Ketakwaan adalah permata paling bernilai yang dicari oleh manusia.

Dalam perkahwinan itu sendiri telah terdapat beberapa adab dan peraturan yang mesti dipatuhi oleh seseorang yang bakal menempuhi alam perkahwinan. Peraturan dan adab yang ditentukan oleh Allah adalah rahsia keharmonian sesebuah rumah tangga yang dibina. Sekiranya adab tesebut tidak dijadikan panduan dalam mengemudi sebuah bahtera perkahwinan, bimbang matlamat serta kesempurnaan rumah tangga yang diimpikan tidak menjadi realiti.

Dari peringkat awal proses memilih pasangan hidup itu sendiri terdapat adab dan tatacaranya. Sebagaimana yang digariskan dalam sebuah hadis Rasullah S.A.W, bahawa dalam memilih seseorang wanita untuk dikahwini kerana harta, kecantikan, keturunan dan agama. Namun, Rasulullah S.A.W menegaskan bahawa agama harus menjadi keutamaan apabila memilih pasangan.

Kerukunan sesebuah rumah tangga itu boleh bertahan lama apabila suami isteri menjaga adab pergaulan sesama mereka. Setiap pasangan mesti tahu dan jelas peranan masing-masing. Banyak pengorbanan yang perlu dilakukan, kehidupan juga sudah berubah bila sudah mendirikan rumah tangga. Masa yang sebelum ini diperuntukkan untuk kawan-kawan perlu dikurangan. Fokus utama sekarang adalah untuk keluarga dan pasangan masing-masing. Rumah tangga ibarat pantai yang terdedah kepada pukulan ombak. Pantai harus menjadai landai dan rela menahan terjahan ombak setiap masa. Begitulah nisbah kehidupan rumah tangga yang rata-ratanya akan diuji oleh faktor luaran dan dalaman.

Suami harus bersabar di atas sikap isteri yang dijadikan Allah lemah dan kurang mengikut ukuran agama. Kejadian kurang menyenangkan, gangguan, tekanan dalam kehidupan seharian adalah lumrah alam rumah tangga. Ia dijadikan Allah untuk mematangkan suami kerana melaluinya terbina sifat sabar dan redha kepada suami. Suami harus meningkatkan kewibawaan mengatasi masalah tersebut mengikut akal dan hukum agama yang telah dianugerahkan Allah.

Menasihati isteri dengan lemah lembut apabila berlaku kesilapan dipihak isteri adalah kaedah yang sebaik-baiknya. Jangan menyalahkan isteri sehinggakan boleh menegangkan keadaan. Harus diingat wanita itu dicipta dari tulang rusuk yang bengkok, andai terkasar bimbang akan patah ia. Bersikap terlalu lembut sehingga menghilangkan ketegasan suami juga ditegah. Ia boleh menyebabkan isteri naik muka sehingga boleh melupakan tanggungjawab dan tata susila isteri.

Salah satu sifat yang disukai dalam agama ialah melahirkan sikap cemburu suami terhadap mana-mana keadaan yang tidak sesuai dengan syariat berlaku dalam rumah tangga. Suami harus mempunyai sikap cemburu terhadap isteri yang keluar rumah walaupun dengan izinnya. Ia dilakukan dengan tidak keterlaluan. Ini dibuat supaya isteri tidak leka dengan lambaian dunia dan terlupa memelihara adab sopan ketika berhadapan dengan lelaki yang bukan mahramnya. Isteri juga sentiasa beringat supaya menjaga pergaulan dan auratnya apabila berurusan dengan dunia luar.

Suami harus berperanan sebagai murabi di dalam rumah tangga. Ia menjadi contoh dan teladan kepada isteri dan anak-anak. Suami perlu mendidik isteri dan anak-anak kearah ketaatan kepada Allah. Tarbiah yang baik dan sempurna dapat mengelakkan isteri daripada jatuh ke kancah nusyuz. Kadang-kadang nusyuz berlaku disebabkan suami tidak mempunyai kewibawaan untuk menyelesaikan pentadbiran di dalam rumah tangga. Bagi suami yang mempunyai isteri ramai, keadilan harus diletakkan sebagai perkara pokok dalam menyusun giliran dan tanggungjawab. Keadilan menurut Islam bukanlah bermaksud ukuran benda atau bilangan. Keadilan di dalam konteks ini ada kalanya bersifat subjektif.

Renungkanlah dan bertanya pada diri sendiri apakah kita sudah menunaikan tanggungjawab yang sempurna atau setidak-tidaknya berusaha ke arah itu?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

teknologi membunuh tradisi...





tajuk kt atas tu aku rasa saban tahun aku ucapkan kat kwn2...memang teknologi zaman sekarang membunuh tradisi...dengan kehidupan zaman pasca moden rata-rata anak watan di negara kita sudah melupakan tradisi menghantar kak ucapan hari raya aidilfitri...[perghh ayat mcm pberita]...memang...memang ramai yang lupakan tradisi macam tu..mungkin malas nak tulis...malas nak beli setem apalagi harga setem naik dari 30sen kepada 60sen kalau untuk post surat/kad...minimum ialah 60sen...pada aku x kesah la sebab zaman semakin moden semakin maju...selagi ada kemahuan untuk menghantar kad raya selagi itu lah kita boleh kekalkan tradisi yang semakin pupus ni..agak sedih juga...abang-abang posmen yang biasanya tahun-tahun menghantar kad raya dengan jumlah yang banyak, tapi semenjak zaman teknologi harini, kad yang bakal dihantar pun kurang x semeriah macam dulu berguni-guni sekali hantar..mungkin penat..mungkin puas..mungkin rasa seronok untuk menyambut hari lebaran tatkala menghantar kad, gembira melihat air muka si penerima kad ucapan yang dikirim...zaman sekarang orang hanya sms, mms, ucap di friendster, myspace, facebook, twitter dll...hurmmm...pada aku selagi aku boleh kirim kad ucapan aku akan kirim dan tahun-tahun memang aku akan buat perkara yang sama iaitu mengirim kad ucapan hari raya...semoga usaha aku yang seciput ni sedikit sebanyak mengekalkan tradisi yang berlaku sejak sekian lama dulu lagi dan menggembirakan hati abang-abang posto untuk menghantar kad ucapan hari raya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

teknologi membunuh tradisi





tajuk kt atas tu aku rasa saban tahun aku ucapkan kat kwn2...memang teknologi zaman sekarang membunuh tradisi...dengan kehidupan zaman pasca moden rata-rata anak watan di negara kita sudah melupakan tradisi menghantar kak ucapan hari raya aidilfitri...[perghh ayat mcm pberita]...memang...memang ramai yang lupakan tradisi macam tu..mungkin malas nak tulis...malas nak beli setem apalagi harga setem naik dari 30sen kepada 60sen kalau untuk post surat/kad...minimum ialah 60sen...pada aku x kesah la sebab zaman semakin moden semakin maju...selagi ada kemahuan untuk menghantar kad raya selagi itu lah kita boleh kekalkan tradisi yang semakin pupus ni..agak sedih juga...abang-abang posmen yang biasanya tahun-tahun menghantar kad raya dengan jumlah yang banyak, tapi semenjak zaman teknologi harini, kad yang bakal dihantar pun kurang x semeriah macam dulu berguni-guni sekali hantar..mungkin penat..mungkin puas..mungkin rasa seronok untuk menyambut hari lebaran tatkala menghantar kad, gembira melihat air muka si penerima kad ucapan yang dikirim...zaman sekarang orang hanya sms, mms, ucap di friendster, myspace, facebook, twitter dll...hurmmm...pada aku selagi aku boleh kirim kad ucapan aku akan kirim dan tahun-tahun memang aku akan buat perkara yang sama iaitu mengirim kad ucapan hari raya...semoga usaha aku yang seciput ni sedikit sebanyak mengekalkan tradisi yang berlaku sejak sekian lama dulu lagi dan menggembirakan hati abang-abang posto untuk menghantar kad ucapan hari raya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Bazar....Bazar...Bazar...





Salam Ramadhan 1431H kepada kwn2 yg berugama Islam dan berpuasa dalam Bulan Ramadhan ni...ada juga kwn2 Islam yang tidak berpuasa...jgn terkejut...lumrah manusia...ada terlupa niatlah, gastrik lah, x bgn sahur la...lapar 1001 alasan orang boleh create sepanjang bulan Ramadhan...terpulang...kita x dapat nak halang...rambut sama hitam...memang lumrah alam dan manusia mcm tu....yang sihat walafiat tiba2 jatuh sakit...yang sakit boleh pulak berpuasa....tp aku bersyukur kerana sepanjang Ramadhan tahun ni masih boleh berpuasa...walaupun terpaksa MC...low blood pressure, migrain la...ujian Tuhan...tanda DIA sayang aku...so aku sayang DIA juga byk-byk...amiinn...
Kalau bulan puasa tiba, orang Islam boleh menjana ekonomi yakni berniaga di bazar Ramadhan...wang pendapatan untuk sebulan sepanjang Ramadhan tu memang boleh cover untuk menghadapi persiapan Hari Raya Aidilfitri nanti...insyaallah....selain dari menjana pendapatan...ada segelintir peniaga yang berani mengaut keuntungan berlipat kali ganda dengan menjual makanan dan juadah pada harga yang tidak sepatutnya..ishk ishk ishk...insaflah wahai saudara peniaga sekalian...makanan ada yang dimasak nak cepat siap, mentah di dalam, x cukup rempat, x rasa apa...air paling laku dalam bulan ramadahan ni....modal kecik je tp untung besar...simbah air pili je dalam tong air tu...letak air gula dan pewarna merah, biru, kuning, ungu, hitam...mcm2 ada...namun masih tetap laku...bila da beli mcm2 dan mkn mcm2 sepanjang Ramadhan ni timbullah mcm2 penyakit pulak...haa tu la alasan yang x boleh berpusa td...sebagai pesanan dan nasihat...x perlulah membeli makanan yang tidak perlu...bak kata org tua tua...LAPAR NAFSU & MATA sahaja bila berkunjung ke bazar Ramadhan..tahun ni aku pergi 2x saja..tu pun kawan2 ajak sbb isteri habis kerja malam...so aku hanya beli nasi kerabu untuk aku, laksa seperti yang dipesan isteri dan kueh sbg penambah jika lapar...air buat di rumah...kesudahannya tetap x habis kueh tu..rasa sikit saja...lepas tu aku nekad xmo pegi bazar lagi...hanya membazir dan menghabiskan duit sahaja semata-mata...pesanan juga kepada rakan-rakan kalau hendak ke bazar ramadhan belilah makanan yang panas, di bakar atau di goreng..jgn beli makanan siap sedia sebab kita x tahu jam berapa peniaga tu masak...ada yang masak lepas sahur, sebelum jam 10 pg dah siap...mcm2...so ingatlah jangan berlebih2 dalam berbelanja kang xde baju raya!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Salam Ramadhan Al Mubarak 1431H


Do'a malaikat Jibril menjelang Ramadhan " "Ya Allah tolong abaikan
puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak
melakukan hal-hal yang berikut:

* Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);
* Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami isteri;
* Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.

Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali. Dapatkah kita
bayangkan, yang berdo'a adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalah
Rasullullah dan para sahabat, dan dilakukan pada hari Jumaat

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

ghaplah jingga + haru biru + naya btoi




bulan lepas wallet aku hilang a.k.a kena curi...29 Jun 2010...tragedi pahit...aku mai keja...p breakfast member blanja...tghri nk kluar tgk wallet dah xdak dlm beg..ah! ada kt umah kot. desis hati aku...smpai la sepanjang hari habis kerja aku blk umah smpai malam..masa tu kelam kabut aku cari wallet...memang xdak..alamak duit aku...xpa...aku cool..pg esok aku EL pegi report polis..pastu block kad atm aku Bank Islam, CIMB n Maybank...lepas tu aku pegi buat ic..skali kena bayar RM110 da...harey..dah la xdak duit..nak kluar rumah pun pinjam dengan fahmi..dia bg la RM50..dok x dok kena bayar RM110 untuk wat ic..x masuk wat lesen+roadtax motor lagi huk huk...habis la aku! tp xpa aku rilex lg..ada la kawan baik aku bg pinjam RM200 untuk wat ic...setel wat ic aku wat lesen+roadtax..tp aku buat roadtax ja...nak buat lesen kena bayar RM150 iaitu saman aku tahun 2002...x tampal "P" kat motor..aku ingat lg..rupa-rupanya dorg buka saman lama2...sabaq ja lahhhh...aku x jd wat lesen..aku wat roadtax dulu..setel suma aku p Bank Islam buat kad...masa tu la baru aku sedar duit dalam ATM Bank Islam aku licin clear...habis langsung dia tekan..pandai dia try no.ic aku sbg no.pin...PENGAJARAN & PERINGATAN untuk kawan2...jangan la guna no.ic sbg no.pin atau password apa saja yg PENTING...naya mcm aku...bila cek dah xdak duit xpa la nk buat mcm mana..aku rilex ja..kwn aku yg teman aku nak luruh jantung dengar..yelah dalam akaun aku ribu-ribu bukan sikit beb! xpa lah rezeki dia tu...esok tu aku pegi CIMB plak...aku dah agak duit aku dah habis dalam CIMB sbb no.pin sama ja dgn suma bank hahahaha...CONFIRM!!! mmg clear duit dalam CIMB aku tu...nak buat mcm mana...huwaaaaaaa dalam hati ja lah...pastu aku masuk opis...kwn2 wat derma kilat...syahdu time ni..sedih dan terharu kwan2 tolong utk duti belanja aku...nak kenduri kwen lg kt KL ni...nak pakai duit lagi..nak pindah rumah lagi...nak buat dokumen penting itu ini lagi...sabar je lah....dugaan dan ujian untuk aku...Allah sayang aku sebab tu dia ujia ku...aku sayang DIA juga! thank you ALLAH atas peringatan yang ENGKAU berikan...aku benar2 insafi dan hargai...so, sekarang aku dah setel suma dokumen penting...yang lepas biar lah berlalu...KELMARIN KITA BERMIMPI, SEMALAM KITA TERJAGA, HARI INI KITA BERMAIN...ESOK HARI KITA MENERUSKAN PERJALANAN....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS